Rabu, 19 Oktober 2011

Merrrrrrdeekkkkaaaa

#merdeka

Tepat pada 66 tahun kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada hari ini, saya akan mewakili rakyat di Negri ini untuk menyampaikan keluh kesah dan kegundahan hati mereka.

Apakah itu masalah ekonomi? tidak.
Mungkin masalah pendidikan? juga tidak.
Atau itu tentang agama? oo jelas tidak.

Membicarakan bangsa Indonesia, tentu kita tidak akan pernah lepas dari Pancasila.

Apa itu Pancasila? Oh, sungguh terlalu kalian.
Cekidot.


Panca itu artinya lima. Sila itu artinya.. oke, gue nggak tau. Intinya, Pancasila itu berarti Lima Sila.

Mungkin kalian tidak melihat kejanggalan dalam sila-sila ini. Oh, tapi tidak dengan saya!

Coba kalian perhatikan. Dalam sila ke-2 dengan jelas disebutkan

"KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB"

Sangat menarik untuk dibedah!

Dari yang saya ketahui, arti KEMANUSIAAN adalah sifat-sifat atau perasaan manusia. Sedangkan arti ADIL yaitu tidak sewenang-wenang. BERADAB sendiri mempunyai arti memiliki adab, atau berprilaku sopan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa makna sila ini adalah: 

"Sifat manusia yang tidak sewenang-wenang dan berprilaku sopan"

Saya, sebagai orang yang mewakili pribadi, maupun pihak-pihak yang berkepentingan, dengan tegas menyatakan: KAMI KECEWA.

Kekecewaan ini bukanlah kekecewaan yang tidak berdasar. Bagaimana tidak, disaat semua orang menyerukan keadilan, disaat semua orang memekikkan peradaban, kita masih dengan mudahnya menemukan fakir asmara dan jomblo-jomblo terlantar berhamburan di jalanan! Oo tidak bisa! Fakir asmara dan jomblo-jomblo terlantar seharusnya dipelihara oleh Negara!

Dalam sila ke-2 dengan jelas disebutkan Keadilan, tapi apa bisa dibilang adil jika sebagian rakyat masih belum bisa merasakan cinta?

Dalam sila ke-2 dengan jelas disebutkan tentang Adab, tapi bagaimana mungkin kita lanjutkan peradaban jika sebagian rakyat tak tersubsidi cinta?

Dalam sila ke-2 jelas disebutkan Kemanusiaan, tapi apakah manusiawi jika banyak rakyat tak tersentuh zakat cinta?

Saya prihatin..

Dengan surat terbuka ini, saya mewakili fakir-fakir asmara di Indonesia berharap agar pemerintah meningkatkan kinerja dengan sebaik-baiknya. Kami sudah benar-benar lelah! Kami tak butuh lagi janji-janji semu! Kami tak butuh lagi pencitraan-pencitraan palsu! Yang kami butuhkan hanya satu, perhatian tulusmu..



BY http://www.poconggg.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar